TNGVOTE- Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang dikabarkan longsor. Hal itu langsung ditampik oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin.
Ia menjelaskan bahwa memang terjadi persoalan di lokasi pembuangan sampah tesebut. Namun tidak terjadi longsor seperti yang sedang ramai saat ini.
“Itu bukan longsor, tapi Landfill mengalami keretakan,” ungkap Sachrudin kepada TNG Creative, Kamis (28/8/2025).
Seperti diketahui Landfill merupakan tempat di mana sampah dan limbah dibuang, dipadatkan, serta ditimbun dengan tanah untuk mengelola dan meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.
Sistem yang paling umum digunakan adalah Sanitary Landfill yang melibatkan penimbunan dengan lapisan pelindung dan pengoperasian untuk mencegah pencemaran air tanah dan udara.
“Saya sudah cek lokasi tidak terjadi longsor. Landfill retak sehingga penurunan sampah dari truk ke truk terganggu,” ucap politisi Golkar itu.
Sachrudin menambahkan hal itu menyebabkan antrean truk yang terjadi di sekitar TPA Rawa Kucing. Sehingga menimbulkan kemacetan yang cukup parah.
“Perlahan-lahan sudah kita mulai perbaiki,” kata Sachrudin.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi. Dia membantah bahwa telah terjadi longsor di TPA Rawa Kucing.
“Alhamdulillah sekarang sudah baik-baik saja,” ungkap Wawan.
Kendati demikian Wawan juga mengamini adanya dampak dengan peristiwa ini. Banyak warga Kota Tangerang yang mengeluhkan mengenai pembuangan sampah yang masih berada di lingkunganya sampai belum terangkut juga.
“Dampak itu pasti ada,” tutur Wawan. (dik)
