April 16, 2026
IMG_20250918_213604
Andi Zaenal Iskandar, seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, mendadak menjadi sorotan publik

TNGVOTE- Nama Andi Zaenal Iskandar, seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, mendadak menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang menunjukkan dirinya tertidur saat rapat paripurna tersebar luas di media sosial.

Peristiwa yang kemudian ramai dibicarakan warganet ini menjadi viral setelah video tersebut diunggah oleh sejumlah akun Instagram, salah satunya adalah akun populer @feedgramindo pada hari Selasa, 17 September 2025.

Dalam unggahan tersebut, tampak jelas suasana rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Sinjai.

Di awal rekaman, kamera memperlihatkan situasi rapat yang tengah berjalan dengan serius.

Rapat tersebut diketahui membahas dua dokumen penting, yaitu Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Kedua dokumen ini merupakan bagian dari proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.

Namun, fokus kamera kemudian beralih ke salah satu sudut ruangan, tepatnya ke barisan kursi kedua tempat Andi Zaenal duduk.

Dalam rekaman itu, terlihat dirinya sedang menundukkan kepala dengan posisi yang tampak seperti tertidur, meskipun pada saat yang sama, pimpinan DPRD sedang menyampaikan pidato resmi.

Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting daerah.

Terlihat hadir Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Sinjai, serta hampir seluruh anggota DPRD lainnya.

Suasana formal rapat paripurna tersebut tentu menjadi kontras dengan momen tertangkapnya salah satu wakil rakyat dalam kondisi tidak fokus mengikuti jalannya sidang.

Dalam keterangan unggahannya, akun @feedgramindo menulis:

“Anggota DPRD Sinjai, Andi Zaenal Iskandar tidur saat mengikuti rapat paripurna di ruang Paripurna Gedung DPRD Sinjai.”

Momen tersebut terjadi pada hari Jumat, 12 September 2025, bertepatan dengan agenda penandatanganan kesepakatan bersama antara DPRD dan Pemerintah Daerah (Pemda) Sinjai terkait rancangan KUA-PPAS 2026.

Tak butuh waktu lama, video itu langsung menyita perhatian publik.

Hingga Rabu, 17 September 2025, video tersebut telah ditonton lebih dari 25 ribu kali, hanya dalam waktu dua hari setelah pertama kali diunggah.

Kolom komentar pun dipenuhi dengan ribuan tanggapan dari warganet yang memberikan berbagai reaksi, dari sindiran hingga kritikan tajam.

Siapa Andi Zaenal?

Andi Zaenal bukan nama asing lagi di panggung politik di Kabupaten Sinjai.

Dirinya sudah 5 periode atau 25 tahun duduk di kursi anggota DPRD.

Di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, kader Partai Persatuan Pembangunan itu bertarung di daerah pemilihan (dapil) 2

Dapil tersebut meliputi Kecamatan Sinjai Timur dan Kecamatan Tellulimpoe.

Dikutip dari data KPU Sinjai, Andi Zaenal berhasil lolos untuk kelima kalinya dengan meraih 1.820 suara sah.

Ia dan 29 anggota DPRD Sinjai lainnya dilantik Ketua Pengadilan Negeri Sinjai, Anthonie Spilkam Mona, pada Rabu, 20 November 2024.

Komentar Ketua DPRD Sinjai

Ketua DPRD Sinjai, Andi Jusman menilai kelakuan Andi Zaenal tidur saat rapat paripurna tidak baik.

“Itu sikap yang kurang pantas,” katanya,

Jusman menekankan, rapat membahas PPAS 2026 sangat penting, bahkan anggota DPRD Sinjai wajib mengikutinya.

Terkait kejadian ini, pimpinan DPRD Sinjai akan memberikan teguran kepada yang bersangkutan.

“Nanti kita akan sampaikan kepada ketua fraksinya baik secara lisan maupun secara tertulis,” jelasnya.

Kepergok sibuk main HP

Bukan kali ini saja, Andi Zaenal menjadi sorotan saat rapat DPRD Sinjai.

Pada 2 Mei 2O25 lalu, dia keperkok sibuk main handphone (HP) ketika membahas urusan rakyat.

Rapat paripurna tersebut dalam rangka penyampaian rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun 2024.

Andi Jusman juga sudah berkomentar kala itu, ia tidak bisa sepenuhnya menyalahkan tindakan Andi Zaenal.

Ia berprasangka baik yang bersangkutan sedang membaca lewat handphone miliknya.

“Tidak bisa saya batasi, apalagi sekarang zaman elektronik. Anggota DPRD menggunakan HP untuk membaca,” katanya,

Meskipun demikian, aksi wakil rakyat asyik main handphone saat rapat tetap menjadi perhatian pimpinan.

“Wah kalau ini sangat disayangkan. Ini juga bisa menjadi bahan kepada pimpinan untuk mengevaluasi jajaran kami,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *