TNGVOTE- Perjalanan pulang sekitar 40 suporter Persita Tangerang berubah mencekam setelah bus yang mereka tumpangi diserang orang tak dikenal di jalur Pantura, tepatnya di kawasan Kali Banon, Jalan Demak–Semarang, Jawa Tengah, Minggu (21/9/2025) malam.
Rombongan suporter Pendekar Cisadane sebelumnya datang ke Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, untuk memberikan dukungan langsung saat Persita menghadapi tuan rumah Persijap Jepara. Dalam laga tersebut, Persita sukses meraih kemenangan tipis 2-1.
Namun, seusai pertandingan, bus yang ditumpangi dirusak dengan lemparan batu hingga kaca-kaca pecah. Insiden itu membuat para penumpang panik dan berhamburan keluar bus.
“Beberapa suporter mengalami luka lecet-lecet akibat pecahan kaca, tapi tidak ada yang sampai harus dirawat inap,” kata Kapolsek Genuk Semarang, Kompol Rismanto, Senin (22/9/2025).
Akibat serangan tersebut, bus mengalami kerusakan parah sehingga rombongan suporter tidak bisa melanjutkan perjalanan. Pihak kepolisian kemudian membantu memulangkan mereka ke Tangerang dengan menyewakan kendaraan pengganti.
“Disewakan (kendaraan), tadi pagi sudah dipulangkan semua,” ujar Rismanto.
Selain kerusakan bus dan luka-luka ringan, muncul laporan sejumlah gawai milik suporter hilang. Polisi masih mendalami kapan dan di mana barang-barang tersebut raib.
“Ini kan kita juga sudah sama Polrestabes Semarang penyelidikan ini, handphone-nya tercecer di mana juga belum tahu, masih dicari,” jelasnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki pelaku penyerangan dan penyebab insiden yang menimpa suporter Persita Tangerang tersebut.
